Jumat, 30 Mei 2008

Perang TNI versus Belanda

Wisnu Ali Martono bertanya :

Pakde Kendro, nanya nih,
Di milis Apakabar, ada seorang netter yang selalu meledek bahwa TNI (atau apalah namanya waktu itu) sebenarnya tidak pernah bertempur melawan Belanda. Mereka cuma ngumpet kalau ada Belanda.

Saya tidak percaya dengan omongan ini. Tapi, kemana saya harus mengeceknya? Nah, kalau pakde anggota TP, bisakah pakde cerita di mana pakde pernah ikut perang, dalam arti tembak2an dengan Belanda?

Terus terang, saya ikut sakit hati dibilang TNI nggak pernah perang beneran sama Belanda.



Pakde Kendro menjawab :

Ananda Wisnu dan teman-teman,

Netter yang nulis di APAKABAR itu ada betul ada salahnya. Kami anggota TP adalah bagian dari TNI Brigade 17 dibawah kolonel Nasuhi (jaman saya). Tidak betul2 TNI, tidak menerima gajih hanya kadang2 diberi uang saku, kadang dapat makan dari dapur umum kadang2 kalau terjepit harus cari makan sendiri.

Detasemen 1 daerah pertempuran sekitar Suroboyo lebih populair dinamakan TRIP dan TGP, commandant nya Isman (terachir jadi Ambassador di Rangoon kalau tidak salah) Detasemen 2 (Detasemen saya) commandant nya Achmadi-Solo (Brig Jen) katanya achirnya dituduh Pak Harto pro kaum Communist, teather pertempuran Semarang, Pati, Solo.

Detasemen 3 Jogja, commandant nya Martono-Jogja daerah pertempuran Jogja dan sekitarnya sampai ngulon ke Kebumen Gombong (banyak teman2 SMAB - Padmanaba Kotabaru) yang gugur disitu. Martono yang ngirim saya sekolah ke USA tahun 1957.

Perang frontal lawan Belanda jarang terjadi di daerah Semarang/Pati/Solo taktik kita hit and run (ala Viet Cong lawan US dan South Vietnam), Governor Militairnya teather pertempuran pak Gatot Subroto, tidak ingin kita mati konyol menyerang frontal lawan KNIL dan KL yang perlengkapannya sempurna, dengan tank, bren and personnel carriers, mortars dan howitzers.

Rata2 kita hanya punya karabijn tua. Antara doorstoot kedua Dec 1948, Jogja diduduki Belanda, sampai December 1949. Compie kami hanya bikin onar, agar Semarang tidak merasa aman, jalan2 diluar kota, dari Srondol, Banyu Biru, Mranggen, Bedono tetap didalam kekuasaan kita. Kenyataan ini dipakai oleh groupnya Sutan Sjahrir cs dan kaum politikus diwaktu itu, sebagai bukti bahwa de facto Republik Indonesia masih ada, walaupun Bung Karno/Hatta sudah ditawan di Sumatra.

Achirnya belanda tak dapat lagi mengongkosi perang kolonialnya, dan politikus belanda sendiri bosen mendengar anak-anak muda belanda pulang sebagai mayat. Achirnya belanda setuju mengakui de facto and de jure Indonesia (waktu itu RIS - Republik Indonesia Serikat) bulan Dec 1949 atas tekanan UN Komisi Tiga Negara US/Australia/Belgium (Goodwill Commission).

Perang frontal yang saya tahu dijalankan oleh Divisi Siliwangi, compie Mundinglaya karena mereka mempunyai senjata compleet, disekitar Bandung, waktu kembali dari Hijrah Jogja ke Bandung (jalan kaki). Dan divisi Brawijaya di sekitar Suroboyo juga melawan pasukan KL/KNIL secara frontal. Mudah2an jawaban saya berguna.

Pakde Kendro

Awas Bahaya Ciuman !

1. Terlalu banyak ciuman bisa menyebabkan ketagihan, sehingga kalau sudah terlanjur sering
ciuman dan kegiatan itu terhenti bisa menyebabkan kita banyak ngelamun (bengong) yang
dapat menyebabkan kegilaan.

2. Ciuman dapat menyebabkan gigi rontok, yaitu kalau nyium bibir istri tetangga yang mengakibtkan kita ditonjok tetangga.

3. Ciuman dapat menyebabkan kita bangkrut, yaitu kalau kita malam-malam di rumah terlalu
asyik ciuman, sehingga kita tidak sadar kalau ada maling lagi nguras rumah kita.

4. Ciuman bisa membuat kita di keroyokin massa, yaitu kalau kita nyiumin foto Soeharto di
tengah kampanye PAN, kita bisa dianggap pro status quo.

5. "Ciuman panjang membuat metabolisme membakar gula lebih cepat dari biasanya" kata
Claire Potter, konsultan kebugaran majalah Cosmopolitan. Perhitungan lebih detailnya :
ciuman yang biasa-biasa saja membakar 9 kalori. Itu berarti Anda membutuhkan 389 kali ciuman untuk menurunkan bobot tubuh setengah kilo.

6. Ciuman tak akan menularkan virus flu. Mulut kita mengandung zat pertahanan alamiah,
seperti antibodi dan enzim-enzim. Hal itu membuat sulit bagi virus influenza bertahan dan membangun kerajaannya di dalam rongga mulut. Rhinovirus, kuman penyebab (sebagian besar) flu, lebih senang berdiam di tangan dan didalam hidung, kata Gary Munk, PhD, direktur epartemen virologi klinis di Hackensack University Medical Center di New Jersey. Jadi kecuali
jika anda menggosok-gosok hidung saat berciuman atau berpegangan tangan, lantas menyeka
hidung, aman saja berciuman saat Anda atau sidia sedang flu.

7. Ciuman membantu mencegah kerusakan gigi. "Setelah makan, mulut kita penuh dengan
larutan gula dan saliva yang mengandung asam, yang menyebabkan terbentuknya plak gigi. Ciuman bisa jadi proses pembersihan yang alamish, kata Dr. Peter Gorden, Dental Advisor pada British Dental Association. "Ciuman mendorong saliva mengalir dan menurunkan plak ke tingkat
normal," lanjutnya.

8. Ciuman memperlambat proses penuaan pada wajah. "Aktivitas ciuman membuat otot pipi
bergerak. Dengan latihan semacam ini pipi tidak mudah kendur," kata Potter.

9. Ciuman meningkatkan kebugaran. Karena pada saat berciuman, jantung kita terpompa dan
nadi terpacu. "Jika ciuman terasa menyenangkan, kita melepas adrenalin kedalam aliran
darah, jantungpun memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh,"kata Dr. Susan Hotchkies. Menurut konsultan stress, Michelle Kay McNabb, ciuman dapat menurunkan ketegangan syaraf. Ciuman yang penuh gairah termasuk salah satu teknik relaksasi yang ampuh. "Saat mulut kita berada pada posisi berciuman, hampir dipastikan saat itu kita tengah tersenyum. Karena emosi dan bahasa tubuh kita berkaitan sangat erat, hampir tidak mungkin bila pada saat bersamaan di bibir tersungging senyum, tapi di dalam hati tengah berkecamuk emosi tinggi, terangnya. "Lagipula,saat berciuman tarikan nafas menjadi lebih dalam dan mata terpejam. Inilah yang kita
lakukan saat relaksasi : menarik nafas panjang dan memejamkan mata. Sejenak kita keluar
dari ketegangan, "jelas Mcnabb lagi.

10. Ciuman bisa menjadi indikasi yang baik tentang bagaimana kelanjutan hubungan."Berciuman dengan pacar baru memberi anda kesempatan untuk mengecek sinyal-sinyal daya tarik seks diantara Anda dan dia. Ciuman pertama cara terbaik untuk mengetahui apakah ada chemistry diantara kalian,"kata Paul Brown, seorang ahli terapi seks dan perkawinan.

11. Ciuman membangkitkan rasa penghargaan terhadap diri sendiri. "Saat berciuman, pastinya
kita bahagia. Dan saat bahagia,kita merasakan hal-hal yang baik tentang diri sendiri,"
ujar psikoterapis Paul Zeal.

12. Jangan lupa kalo mencium bau yang busuk-busuk kasih tahu ke temennya siapa tahu
perbuatannya sendiri he .... he ...


Diposting oleh Embah Dukun Manew pada 15 September 1999